Halo teman-teman! Apa kabar semua? Pagi ini cerah yang berarti cuacanya oke, gue harap keadaan kalian juga baik, ya? :) Long time no stories ya di blog gue. Kebetulan gue mau kasih tau ke kalian tempat yang bagus di Depok yang kemarin baru pertama kali gue datangin sama teman gue, nih. Let's go, mari kita mulai ceritanya .......
Sebelumnya gue udah tau bahwa ada salah satu Coffee Shop di Depok mau buka satu tempat lagi di Daerah yang sama. Bikin gue penasaran dan mikir dong, kok buka di tempat sama sih, pun tempat berdekatan pula, buat apa? gitu. Terus, pada saat gue tau kabar burung tersebut muncullah akun baru di Instagram yang meng -upload foto mereka di feeds namanya @emilycoffeesociety. Mulai penasaran dari awal buka tapi baru kesampaian untuk main kesana kemarin sore.
Emily Coffee Society sendiri adalah Listening Space pertama di Depok. Gue pernah lihat disalah satu akun yang pernah post tentang Emily juga, bahwa nama Emily terinspirasi dari sebuah lirik lagu. Emily adalah adik dari Jacob Koffie Huis dan De droom dengan pemilik yang sama. Lokasinya sama dengan De droom, lebih tepatnya berada di depannya dengan memiliki bangunan kayu di atas dan dinding putih polos dengan furnished jendela kayu dibawah yang terkesan klasik dan sedikit modern vintage dari luar, menurut gue. Gue pikir Emily terinspirasi dari salah satu Listening Space juga yang ada di daerah Cipete, Jakarta Selatan.
Mulai masuk ke tempatnya gue langsung bisa lihat kakak-kakak dibalik Bar yang sedang membuat minuman menyapa gue dan temen gue dengan ramah, langsung ditanya untuk berapa orang, diberitahu untuk melihat menu yang harus di scan barcode dulu, lalu dipersilakan duduk, tak sampai situ barista tak langsung pergi dia justru menjelaskan tentang Emily Coffee Society bahwa mereka bukanlah Coffee Shop pada umumnya melainkan Listening Space yang menyediakan minuman Mocktails, "non-alchohol pastinya ya kak..... hehehe" jelas kakak baristanya :D
Emily memiliki tiga signature dan non-signature mocktails, Coffee: Black and White, dan menu lainnya yang bisa dilihat dibio Instagram mereka. Setelah melihat menunya gue dan teman gue memesan satu Croissant triple cheese dan signature menu mereka, The Alter Ego dan Chateau Lobby.
Untuk ambience mereka memiliki Indoor dan Outdoor yang cukup spacious. Suasana yang ada disekitar Emily seimbang. Alunan lagu bertema jazz jepang, suara shaker dari barista yang sedang membuat pesanan, suara tawa orang sekitar yang asik mengobrol di bawah pohon yang rindang dengan cuaca sore yang cerah. Bisa dibayangin kan, gimana chill dan enjoynya kalian? no worries, kalian juga bisa nikmatin me time kalian di sini, gak usah takut dan malu banyak kok orang-orang yang datang sendiri kemarin gue lihat dan gue juga akan me time ke sini nantinya, hehehe. Di Indoor mereka, kita juga bisa melihat set piringan hitam/vinyl, kalian juga bisa request lagu ke mereka, tinggal bilang lalu mereka segera putarkan lagu yang kamu mau deh! :)





Comments
Post a Comment